Suarabekasinews.com,Jakarta-
Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Yan P. Mandenas, S.Sos,M.Si membeberkan pendapatnya saat diskusi terbatas berjudul Menata (P) Masa Depan Papua Sebagai Peta Jalan Memulihkan Tanah Papua, bertempat di Hotel Media Sheraton,Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat,pada Jum’at (19/10/2019).
“Papua harus membangun rekonsiliasi semua tokoh mulai dari Tokoh OPM,Tokoh Agama, Adat,Pemuda,Mahasiswa,Aktivis, dan Tokoh Perempuan. Agar tidak terjadi lagi konflik berkepanjangan yang dihadapi warga Papua,agar solusi bisa didapat,”kata Yan P. Mandenas.
Forum diskusi seperti ini harus diperbanyak untuk membahas isu konflik dan Papua merdeka.
“Ajang diskusi ini dapat membuat forum yang besar dan mendorong penyelesaian konflik di Papua agar Pemerintah Pusat dan Pemprov Papua mempunyai titik temu keluhan masyarakat disana. Dan terpenting masyarakat Papua terbuka dan blak-blakan serta tuntas tentang isu referendum dan papua merdeka. Agar masyarakat Papua dapat melihat kedepan bersama membangun dengan Pemerintah pusat,”harapan Yan.
“Rakyat Papua simpel sebenarnya, jika kesejahteraan terpenuhi damai disana. Apabila tidak sejahtera maka akan timbul isu referendum dan papua merdeka. Dan harus terbuka untuk kesejahteraan antara pemerintah pusat dengan pemprov Papua yang mengurus, agar tuntas konflik yang ada disana,” Imbuhnya.
Kejadian yang terjadi di Papua dalam beberapa hari kebelakang adalah isu provokatif yang dilakukan oleh kelompok tertentu. Padahal rakyat papua jarang konflik dengan para warga pendatang yang telah menetap lama di Papua. “Kejadian yang berlangsung belakangan ini karena isu provokatif dan menimbulkan emosi dan panas hati,berpengaruh ajakan-ajakan sesama kelompoknya. Dengan menimbulkan kerusuhan beberapa hari lalu,”ungakapnya.
Seharusnya bisa di selesaikan melalui dialog. Jika kemudian banyak pelaku kerusuhan ditangkapmaka pihak keamanan seharusnya memeriksa pendana dan provokator kerusuhan di Papua,”tambahnya. (Sbw




