Jakarta,SBN-
PKS Muda Nasional dan Pemuda Gerindra menggelar Diskusi Kebangsaan yang bertujuan membahas mengenai nasib Indonesia kedepan pada Sabtu (10/05/2018) di Aula DPP PKS,Jakarta Salatan.
Dalam diskusi tersebut dihadiri dengan para pembicara yaitu, Ahmad Adly Fairus jubir PKS Muda Bidang Seni & Budaya,Pipin Sopian jubir Muda PKS bidang Politik,Taufik Riyadi dari Partai Gerinda,Moreno Soeprapto dari DPR RI Fraksi Gerinda, Riza Annis Pujarama dari peneliti INDEF,Ali Abdillah dari peneliti PSHTN UI.
Yoandro Edwar selaku Presidium Koalisi Indonesia Muda mengatakan,pemuda mempunyai peranan penting dalam membawa kemajuan sebuah bangsa. Untuk itu dirinya meminta para pemuda bersama-sama menyadari potensi tersebut.
“Bangsa ini membutuhkan pemuda juga harus kita ketahui bersama ada yang salah dalam kepemimpinan saat ini. Indoneaia harus lebih maju dan sejahtera kedepan. Pemuda bisa mendorong itu semua,”ujar Yoandro.
Tambahnya,ia berharap hasil dari pertemuan atau diskusi ini dapat melahirkan formula untuk membawa Indonesia semakin baik kedepan. “Kita akan mendorong diskusi ini menghasilkan format tentang Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.
Selain diskusi PKS Muda Nasional dan Pemuda Gerinda juga mendeklarasikan Koalisi Indonesia Muda yang mempunyai tiga poin dalam kesimpulan yaitu: Pertama; Pemilu 2019 mendatang sangat ditentukan oleh pemilih usia muda,atau yang disebut generasi milenial yang diproyeksikan sebanyak 55% atau kurang lebih 100 juta orang.
Tetapi ditengah kondisi tersebut,kita dihadapkan dengan kecenderungan apatisme politik daari sebagian millenials. Kecenderungan tersebut dijawab dengan baik melalui kanal aspirasi yang harus tetap dihimpun. Karena kita adalah penentu masa depan bangsa. Koalisi Indonesia Muda ( KIM) merupakan elemen anak muda yang siap aktif beraama-sama untuk menggalang dan menyalurkan aspirasi kaum muda untuk kemajuan bangsa.
Kedua ; Ditengah kondiai bangsa saat ini, KIM menilai bahwa kepimpinan yang lemah akan mbuat Indonesia berjalan lambat,bahkan berjalan ditempat. Reformaai yang sudah berjalan selama 20 tahun, belum dirasalan signifikan perubahannya, terutama dalam aspek lesejahteraan maayarakat atau Hak Ekonomi,Sosial dan Budaya. Bahkan lebih dari itu,Hak Sipil dan Politik masyadakat yang menjadi salah satu peejuangan mendasar di wra reformaai juga menghadapi tantangan naru dengan adanya beberapa kasus yang kurang mengindahkan hal tersebut. Hal itu juga bisa terlijat dengam indeka demokrasi Indonesia yang mengalami tern penurunan. Oleh larena itu,KIM menyatakan bahwa Indoneaia butuh sosok pemimpin baru yang dapat memajukan dan menyejahterakan bangsa dan rakyatnya.
Ketiga; PKS muda dan Gerindra Muda dengam optimisme dan kerendahan hati menyuarakan kepada generasi muda lainnya untuk nergabung dengam KIM, untuk bersama-sama bergandengan tangan membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.
(Git)




