Menurut Menhan,dalam menyikapi pelaksanaan Pilkada maupun Pemilu tersebut maka setiap Prajurit TNI hendaknya selalu bersikap hati-hati,yakni harus betul-betul proporsional dan profesional dengan memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. “Semua harus menyadari,terutama Tentara dan Polisi. Kalau Tentara dan Polisi sudah ikut- ikutan berpolitik yang seharusnya tidak boleh berpolitik,itu sama saja mengajarkan rakyat tidak benar,”tambah Menhan.
Selain menekankan untuk tetap netral dan professional,Menhan dalam kesempatan tersebut juga menekankan Prajurit TNI untuk terus menjaga dan memelihara ideologi Pancasila. “Jadikan Pancasila,Sapta Marga,Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI serta peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai roh dan Pedoman di dalam kehidupan Keprajuritan,”pesan Menhan.
(Bagas/Humas Kemhan)




