Kemhan Dukung Kerjasama PT Askrindo dengan Pinhantanas Jamin Proyek Alutsista

  • Bagikan
Kemhan Dukung Kerjasama PT Askrindo dengan Pinhantanas Jamin Proyek Alutsista

Jakarta,-

PT Askrindo (Persero) menjalin kerja sama dengan Perkumpulan Indusrti Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas), guna mendukung industri pertahanan dalam negeri dengan penadatanganan kerja sama Bisnis Asuransi yang disaksikan langsung oleh Menteri Pertahana RI Ryamizard Ryacudu, di Gedung Kemhan Jakarta,Kamis (03/04/2018). 

Asmawi Syam Selaku Direktur Utama Askrindo Asmawi Syam dalam kegiatan tersebut mengatakan,bahwa perjanjian kerjasama ini tidak hanya melihat potensi bisnis semata,tetapi juga turut membangun kemandirian industri pertahanan dalam negeri khususnya swasta agar dapat membangun kekuatan pertahanan dan keamanan nasional yang tangguh.

Perhatian Pemerintah yang begitu besar terhadap Bidang Pertahanan dan Keamanan dapat dilihat dari besarnya alokasi dana APBN yang dianggarkan untuk keperluan perawatan,pengadaan dan pembangunan Alutsista, yakni sebesar Rp105 Triliun atau 12,47% dari APBN Tahun 2018. Tentunya hal ini perlu didukung oleh semua pihak,yang terkait oleh pengadaan,pembangunan,dan perawatan Alutsista, serta stakeholders lainnya.

“Kami memandang bahwa proses perawatan,pengadaan,dan pembangunan Alutsista mengandung risiko yang dapat diminimalkan melalui jasa asuransi,sehingga amanah yang digariskan oleh Pemerintah dapat terselesaikan dengan tepat waktu, tepat guna,dan tepat sasaran,”ujar Asmawi.

Selama ini,PT Askrindo (Persero) telah memiliki pengalaman di dalam menjamin proyek-proyek Alutsista,baik yang dikerjakan oleh Perusahaan BUMN,seperti PT PAL, PT Pindad,dan PT Dirgantara Indonesia maupun Perusahaan Swasta Nasional,seperti anggota Pinhantanas.

Menhan Ryamizard Ryacudu dalam kesempatan tersebut juga mengatakan,Kementrian Pertahanan dan Pinhantanas serta Askrindo telah membuat pelaku industri keuangan dalam negeri makin yakin ketika berbisnis dengan Industri Pertahanan Nasional . “Perjanjian kerja sama ini membuat gembira bagi pelaku bisnis pertahanan nasional dan Kementrian Pertahanan karena keterlibatan lembaga keuangan PT Askrindo untuk mendukung sebagai bridging kredit kepada anggota Pinhantanas yang mendapat pekerjaan pengadaan dari Kementrian Pertahanan, Mabes TNI AU,AL dan AD serta Mabes Polri. Karena sudah ada jaminan tepat waktu,tepat sasaran dari lembaga penjamin kredit, sehingga terjamin pula kualitas produk dan layanan purna jualnya.”ujar Kemhan dihadapan para peserta dan pelaku industri pertahanan.

Menurut Ketua Dewan Pengawas Pinhatanas. Dr.Connie Rahakundini Bakrie,sinergi lintas sektor industri ini akan saling menguatkan kedua belah pihak. Sehingga Indonesia bisa mewujudkan industri pertahanan yang maju,mandiri dan berdaya saing. “Ini adalah cara untuk merevitalisasi industri pertahanan nasional termasuk upaya pengembangan dan peningkatan daya saing”kata Connie.

Kerja sama dengan industri keuangan dalam negeri juga akan sangat berguna dalam mendukung seluruh pelaku industri pertahanan nasional. Baik itu Pinhatanas maupun Perkumpulan Perusahaan Ekspor-lmpor (PP Eksim) Alpalhankam yang bila ditotal bersama jumlahnya mencapai 545 pelaku industri. Afiliasi kedua asosiasi ini pun akan bisa mewujudkan transfer teknologi antara produk dalam negeri dengan pabrikan yang mereka ageni di luar negeri.

Dalam kerjasama tersebut, Askrindo akan menjamin Asuransi Kredit,Asuransi Kerugian, Suretybond (Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan,Jaminan Uang Muka,Jaminan Pemeliharaan); Kontra Bank Garansi (Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan,Jaminan Uang Muka,Jaminan Pemeliharaan);Custom Bonds; Kontra L/C;dan SKBDN.

Asmawi Syam berharap,Askrindo kedepannya akan semakin berkembang dan dapat mendukung progran pemerintah tidak hanya di bidang ekonomi tapi di bidang pertahanan,seperti yang dilakukan sekarang ini,”harapnya.

(Bagas; foto ist

  • Bagikan