Menkes Ingin Puskesmas Gunakan Produk Anak Bangsa

  • Bagikan
Menkes Ingin Puskesmas Gunakan Produk Anak Bangsa

SBN, GRESIK-

Menteri Kesehatan Republik Indonesia,Letjen TNI (Purn) Terawan Agus Putranto melakukan kunjungan ke Gresik Jawa Timur pada Jum’at (13/12) dan melakukan peninjauan ke Puskesmas Driyorejo,Gresik,untuk melihat segala sarana dan prasarana serta pelayanan yang ada.

Menkes Ingin Puskesmas Gunakan Produk Anak Bangsa

Dalam kunjungan tersebut  Menkes Terawan menginginkan fasilitas kesehatan di puskesmas menggunakan produk karya anak bangsa. “Saya ingin semua produk Indonesia,biar after sales-nya lebih mudah. Kita ingin menghidupkan perekonomian Indonesia,kita harus bangga,”kata Menkes Terawan.

Langkah tersebut merupakan upaya untuk berkontribusi meningkatkan perekonomian bangsa. Menkes juga berpesan agar puskemas terus menggalakkan upaya promotif preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

“Pokoknya galakkan ini. Saya lebih bangga kalau puskesmas bisa mencegah stunting dan penyakit lainnya. Tugas pokok kalian adalah melakukan tindakan promotif preventif,”ungkap Menkes Ri,Terawan Agus Putranto.

Kesempatan yang sama Wakil Bupati (Wabup) Gresik Mohammad Qosim menambahkan,upaya meningkatkan taraf kesehatan di Kabupaten Gresik terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Termasuk dukungan sarana prasarana alat medis yang memadai. Sebab,pemkab ingin pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Meningkatkan taraf kesehatan merupakan prioritas kami di Pemerintah Kabupaten Gresik. Tentu kami ingin masyarakat terlayani dengan baik. Dan kami siap melaksanakan apa yang menjadi arahan Bapak Menteri kesehatan,”ujar Wabup Qosim usai mendampingi Menkes Terawan.

Wabup Qosim juga menyebut bila saat ini salah satu peran pemerintah daerah melalui dinas kesehatan adalah memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting dan juga menekan kasus kematian ibu dan anak saat melahirkan.

“Masyarakat kami berikan edukasi,terutama para kaum ibu dalam menjaga kehamilan. Mulai dari awal kehamilan hingga proses kelahiran. Semua harus ditangani dengan baik,terutama dokter dan bidan yang ada di puskesmas maupun RSUD Ibnu Sina yang memiliki tenaga medis berpengalaman di bidangnya,” ungkapnya.

Edukasi untuk pencegahan stunting juga terus dilakukan kepada masyarakat. Karena tidak banyak masyarakat yang mengetahui penyebab terjadinya stunting dan bagaimana melakukan pencegahan.
(SIG; foto ist

  • Bagikan